Search

Rusa “Vampir”, Tak Bertanduk Melainkan Bertaring - Mongabay.co.id

  • Rusa “Vampir” tidak bertanduk melainkan memiliki taring panjang dari mulut
  • Taring ini melewati garis rahangnya
  • Meski bertaring, rusa ini pemakan tumbuhan bukan pemakan daging.
  • Diyakini, awalnya semua rusa jantan memiliki tanduk dan gading. Saat berevolusi, spesies yang besar menumbuhkan tanduk dan kehilangan taring. Sementara rusa yang kecil menyimpan gading dan mengembangkan tanduk lebih kecil, seperti gigi taring

Kebanyakan kita tidak akan menempatkan rusa sebagai salah satu satwa menakutkan. Namun, rusa yang satu ini bisa jadi pengecualian. Tak mempunyai tanduk, justru memiliki taring panjang yang menyembul keluar dari mulutnya, mirip vampir. Taring ini bahkan cukup panjang sehingga terlihat melewati garis rahangnya.

Meski begitu, rusa tetap rusa, satwa herbivora. Sama sekali bukan pemakan daging. Taring tersebut dipergunakan untuk menyerang pejantan lain, atau mempertahankan diri dari predator.

Siberian musk deer. Foto: Julie Larsen Maher/WCS

Di Benua Asia, terdapat berbagai spesies rusa bertaring, seperti rusa berumbai Cina bagian tenggara, atau muntjac, yang berkeliaran di India, Sri Lanka, Myanmar, Taiwan, dan bahkan pegunungan Himalaya.

Meskipun taringnya terlihat cukup menakutkan, namun tubuh rusa bertaring ini tergolong kecil. Mereka tergolong satwa pemalu. Namun sayangnya, beberapa spesies termasuk terancam punah, sebagaimana dilansir dari The Dodo.

Musk deer (Moschus moschiferus). Lukisan: Donald C. Meighan/Encyclopedia Britannica

Rusa kesturi [Moschus cupreus] misalnya, diburu untuk kelenjar aroma yang digunakan dalam parfum juga obat-obatan tradisional di beberapa negara Asia. Satu spesies, rusa kesturi Kashmir, diyakini telah punah hingga terlihat di alam liar untuk pertama kalinya dalam 60 tahun terakhir.

Chinese water deer (Hydropotes inermis). Foto: Erni/Shutterstock.com via Encyclopedia Britannica

Spesies lain, seperti rusa air Cina [Hydropotes inermis], juga rentan di habitat aslinya.  Meski, populasinya cukup banyak di Inggris. Awalnya, sekawanan rusa air dari Cina ditempatkan di London Zoo pada 1873, tetapi beberapa dari mereka melarikan diri pada 1929 dan mulai berkembang biak di pedesaan Inggris. Populasinya telah bertambah dan sekarang di Inggris, mencakup 10 persen dari semua rusa air dunia.

Reeves’s muntjac (Muntiacus reevesi). Foto: Rufus46-Own work/Wikimedia Commons/Creative Commons/ Free to share

Pertanyaannya kini adalah, bagaimana rusa-rusa ini bisa mempunyai taring, sementara rusa-rusa yang kita kenal mempunyai tanduk?

Diyakini bahwa, pada awalnya, semua rusa jantan memiliki tanduk dan gading. Tetapi ketika mereka berevolusi, spesies yang lebih besar menumbuhkan tanduk yang lebih besar dan kehilangan taring, sementara rusa yang lebih kecil menyimpan gading dan hanya mengembangkan tanduk lebih kecil. Seolah, gigi taring itu.

“Rusa tanduk” adalah istilah yang merujuk pada beberapa spesies rusa jantan dengan taring yang terlihat, misalnya rusa air, rusa kesturi, muntjac, dan rusa berumbai.

Kebanyakan dari spesies rusa bertaring ini sangat tertutup, pemalu, dan seringkali bersembunyi. Kita tidak akan sering melihatnya di tempat terbuka. Ini mungkin hal yang baik, karena sebagian besar spesies rusa bertaring tersisa di dunia sekarang terancam punah akibat perburuan dan hilangnya habitat.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Let's block ads! (Why?)


https://www.mongabay.co.id/2019/05/09/rusa-vampir-tak-bertanduk-melainkan-bertaring/

2019-05-09 10:45:37Z
CBMiVGh0dHBzOi8vd3d3Lm1vbmdhYmF5LmNvLmlkLzIwMTkvMDUvMDkvcnVzYS12YW1waXItdGFrLWJlcnRhbmR1ay1tZWxhaW5rYW4tYmVydGFyaW5nL9IBWGh0dHBzOi8vd3d3Lm1vbmdhYmF5LmNvLmlkLzIwMTkvMDUvMDkvcnVzYS12YW1waXItdGFrLWJlcnRhbmR1ay1tZWxhaW5rYW4tYmVydGFyaW5nL2FtcC8

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Rusa “Vampir”, Tak Bertanduk Melainkan Bertaring - Mongabay.co.id"

Post a Comment

Powered by Blogger.